Foto : Mahasiswa PKM – Penelitian UAD

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa obesitas merupakan salah satu dari 10 kondisi yang beresiko di seluruh dunia. Obesitas meningkatkan resiko terjadinya sejumlah penyakit antara lain : diabetes, tekanan darah tinggi (hipertensi), stroke, serangan jantung, gagal jantung, dan lain – lainnya.Obat anti obesitas bekerja dengan dua cara yang pertama beraksi lokal di usus dan kedua dengan menekan sistem syaraf pusat.

Untuk itu mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri dan Prodi Farmasi Universitas Ahmad Dahlan melakukan penelitian biji kefir (Japanese Crystal Algae), yang bertujuan untuk Mengetahui seberapa besar penurunan obesitas yang optimal dari komposisi biji kefir.

Penelitian tersebut dalam rangka kegiatan Program Kreatifitas Mahasiswa bidang penelitian, dan Alhamdulillah mendapatkan dana penelitian dari DIKTI.

Mahasiswa tersebut terdiri dari :

  1. Bagus Harimurti        (Prodi Kimia)
  2. Intan Dwi Isparulita   (Prodi Kimia)
  3. Elza Novita Putri        (Prodi Kimia)
  4. Tika Jayanti                (Prodi Farmasi)

Dosen Pembimbing : Ir. Siti Jamilatun, M.T.

Ditambahkan pula bahwa penlitian ini tidak berhenti sampai disini kemungkinan besar akan berlanjut ke bidang Technopreneurship,

sehingga kedepannya nanti bisa diproduksi secara masal untuk kepentingan masyarakat luas, ungkap Kartika Firdausy, S.T., M.T. selaku Dekan Fakultas Teknologi Industri UAD. Terbukti dari beberapa sampel responden menunjukkan hasil penurunan obesitas sebesar ±15% selama 3 bulan.

(ns)



Komentar Ditutup.