(FTI Press) Sektor energi di Indonesia saat ini mengalami masalah serius, karena laju permintaan energi di dalam negeri melebihi pertumbuhan pasokan energi. Minyak mentah dan BBM sudah diimpor sehingga memaksa bangsa Indonesia mencari sumber energi lain guna mengatasi permintaan energi yang melonjak dari tahun ke tahun.

Energi Baru dan Terbarukan (EBT) terus dikembangkan dan dioptimalkan, dengan mengubah pola fikir bahwa EBT bukan sekedar sebagai energi altenatif dari bahan bakar fosil tetapi harus menjadi penyangga pasokan energi nasional. Program Studi Teknik Kimia FTI UAD pada hari kamis, 24 April 2014 melaksanakan Workshop tentang energi baru dan terbarukan, dengan mengundang pembicara utama Bapak Eko Agus Suyono, S.Si., M. App.Sc. dari Pusat Studi Energi UGM. Peserta dari Workshop tersebut  seluruh dosen Teknik Kimia dan berlangsung di Kampus 3 UAD Jl. Prof. Dr. Soepomo Janturan Yogyakarta.

Saat ini Universitas Ahmad Dahlan tengah menjajaki peluang tersebut guna meneliti sebuah energi baru dan terbarukan yang bisa menggantinkan energi yang ada saat ini, kedepannya nanti UAD juga akan mengembangkan serta mendirikan laboratorium khusus untuk meneliti sumber energi alternatif atau energi terbarukan dengan mengundang peran kedua Program Studi yang ada di lingkungan UAD, salah satunya Program Studi Teknik Kimia “ungkap ketua Program Studi Teknik Kimia Ir. Sti Jamilatun, M.T. saat ditemui reporter fakultas di sela-sela kesibukannya.

Dalam presentasinya Eko Agus Suyono mengutarakan bahwa energi ramah lingkungan saat ini telah menjadi topik bahasan di manapun, berbagai penelitian tentang energi-energi ramah lingkungan maupun energi terbarukan telah banyak digunakan saat ini, tak mau ketinggalan saat ini Indonesia pun telah punya peneliti-peneliti yang handal untuk mengembangkan sumber energi baru terbarukan. Sebagai contoh saat ini di Papua sedang dikembangkan bahan sagu untuk dijadikan etanol. Ditambahkan pula di Indonesia memiliki Potensi Energi Baru Terbarukan  yang cukup besar diantaranya, mini/micro hydro, Biomass, energi surya, energi angin dan energi nuklir.

Untuk tindak lanjut dari Workshop tersebut, Program Studi Teknik Kimia FTI UAD di undang untuk studi banding di Pusat Studi Energi (PSE) UGM pada hari jumat, 25 April 2014.

/sumber: fti.uad.ac.id ,26 Apr 2014 (ns)



Komentar Ditutup.