(Che) Saat ini Tim Chem-E-Car Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD), tengah mengadakan persiapan lomba, guna mencari titik lemah, kekurangan atau ketepatan mobil yang menggunakan reaksi kimia sebagai bahan bakarnya. Dalam uji coba ini mobil membawa beban tertentu pada jarak tertentu pula, hingga akhirnya mobil tersebut berhenti. Uji coba mobil untuk persiapan kompetisi Chem-E-Car di ITS pada Tanggal 21-24 Maret 2019 yang akan datang, dilaksanakan di Lantai 8 Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan.

Pada uji coba kali ini yaitu dengan system kerja memasukan 2 larutan ke dalam vescel H2O2 dan katalis dengan terjadi reaksi dokompasisi menjadi H2O, dan O2 , gas O2. Selanjutnya diumpankan ke regulator guna diregulasikan mechanical valve. Dari mechanical valve kemudian gas disirkulasi menuju silinder pacumatic untuk menggerakan mobil.

Menurut M. Eko Yunianto “Dalam pengujian ini, mobil diberi beban dengan berat yang sudah ditentukan, kemudian mobil diharuskan menempuh jarak sejauh 25 meter. Dalam hal ini, tim Superheateam membuat mobilnya bisa berhenti pada jarak yang sudah ditentukan, dengan acuan penilaian dititikberatkan pada kemampuan mobil supaya bisa berhenti pada race tertentu dengan kesalahan yang minimal.

Tim Chem-E-Car Program Studi Teknik Kimia FTI UAD yang berjuluk Superheateam tersebut, terdiri dari M. Eko Yunianto (Manager), Wahid Sariyono (Team Leader), Sri Wahyu Rahmasari (Member), Aditya Eko Saputro (Member), Lia Septianingsih (Member), dan Zalma Raulina Romadiah (Member), dengan dosen Pembimbing Agus Aktawan, S.T., M.Eng.
/(ns)



Komentar Ditutup.